Ulil amri adalah para Imam dari Ahlul bait (as)

Surat AN-NISA’: 59
Ulil amri adalah para Imam dari Ahlul bait (as)

يَأَيهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَ أَطِيعُوا الرَّسولَ وَ أُولى الأَمْرِ مِنكمْ

“Hai orang-orang yang beriman taatlah kamu kepada Allah, dan taatlah kamu kepada Rasul-Nya dan Ulil amri kamu.” Continue reading

Surat Al-Maidah: 3

Kepemimpinan Ali bin Abi Thalib (sa) dan Kesempurnaan Agama

الْيَوْمَ أَكْمَلْت لَكُمْ دِينَكُمْ وَ أَتمَمْت عَلَيْكُمْ نِعْمَتى وَ رَضِيت لَكُمُ الاسلَمَ دِيناً

“Hari ini Aku sumpurnakan agamamu dan Kulengkapi nikmatku, dan Aku ridha kepadamu Islam sebagai agama.” Continue reading

Pendapat Ahlul bait (sa) tentang Surat Al-Maidah: 67

Dalam tafsir Al-‘Ayyasyi 1: 331:
Dari Abu Shalih, dari Ibnu Abbas dan Jabir bin Abdullah, mereka berkata: “Allah memerintahkan kepada Nabi-Nya Muhammad saw agar memberitahu manusia tentang Ali dan memberitakan kepada mereka tentang kepemimpinannya, lalu Rasulullah saw merasa khawatir mereka mengatakan bahwa beliau terlalu mencintai putera pamannya, dan khawatir mereka mengecam Ali karenanya, kemudian Allah menurunkan ayat ini: “Wahai Rasul, sampaikan apa yang telah diturunkan kepadamu dari Tuhanmu, dan jika kamu tidak melakukan berarti kamu tidak menyampaikan risalah-Nya, Allah menjagamu dari bahaya manusia…” (Al-Maidah: 67) Continue reading

Pendapat Wahabi tentang hadis Al-Ghadir Dan Jawaban

Alhamdulillah masih ada pendapat yang sesuai dengan pandangan Ahlul bait (sa) tentang sebab-sebab turunnya ayat ini (Al-Maidah: 67). Orang-orang Quraisy telah menyebarkan usaha-usaha mereka dan menjungkir-balikkan landasan-landasan yang kokoh agar kaum muslimin tidak mengenal masalah Imamah dan kekhalifahan pasca Nabi saw. Continue reading

Surat Al-Maidah: 67

Link Terkait Hadis Al-Ghadir

Ayat Tabligh: Penegasan Kepemimpinan Ali bin Abi Thalib (sa)

يَأَيهَا الرَّسولُ بَلِّغْ مَا أُنزِلَ إِلَيْك مِن رَّبِّك وَ إِن لَّمْ تَفْعَلْ فَمَا بَلَّغْت رِسالَتَهُ وَ اللَّهُ يَعْصِمُك مِنَ النَّاسِ إِنَّ اللَّهَ لا يهْدِى الْقَوْمَ الْكَفِرِينَ‏

“Wahai Rasul, sampaikan apa yang telah diturunkan kepadamu dari Tuhanmu, dan jika kamu tidak melakukan berarti kamu tidak menyampaikan risalah-Nya. Allah menjagamu dari bahaya manusia, sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir”

Makna yang terkandung dalam ayat ini: Sampaikan bagian yang terpenting dari risalah Tuhanmu, jika kamu tidak melakukannya berarti kamu tidak menyampaikan seluruh risalah-Nya.

Hadis-hadis yang shahih dan mutawatir yang bersumber dari Ibnu Abbas, Jabir Al-Anshari, Abu Said Al-Khudri, Ibnu Mas’ud, Barra’ bin Azib dan Abu Hurairah menyatakan bahwa ayat ini turun kepada Rasulullah saw dalam haji wada’ untuk memproklamirkan kepemimpinan Ali bin Abi Thalib (sa) di Ghadir Khum.

Pendapat di kalangan Ahlussunnah Continue reading

Pendapat Ibnu Taimiyah Tentang Surat Al-Maidah: 55

Sebagai perbandingan, saya akan menyebutkan pernyataan Ibnu Taimiyah. Ibnu Taimiyah mengatakan: Sebagian pendusta telah membuat hadis palsu untuk menyatakan bahwa ayat ini untuk Ali ketika ia mensedekahkan cincinnya dalam shalat; ini adalah dusta menurut ijma’ ahli hadis, dan kedustaan ini benar-benar nyata.

Menurut Ibnu Taimiyah: Continue reading

Surat AL-MAIDAH: 55

Kepemimpinan Ali bin Abi Thalib (sa)

ِ

إِنَّمَا وَلِيُّكُم اللهُ وَرَسُولُهُ وَالَّذِينَ آمَنُوا الَّذِينَ يُقِيمُونَ الصَّلاَةَ وَيُؤْتُونَ الزَّكَاةَ وَهُمْ رَاكِعُونَ

“Sesungguhnya tiada lain pemimpin kalian adalah Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman, yang menegakkan shalat dan menunaikan zakat ketika sedang ruku’.”

Para ulama dari kalangan mazhab Ahlul bait (sa) sepakat bahwa ayat ini turun ketika Imam Ali (sa) bersedekah, memberikan cicinnya kepada peminta-minta saat beliau sedang ruku’ dalam shalat.

Pendapat para mufassir Continue reading