Hadis tentang Dua Belas Imam

Hadis tentang dua belas Imam redaksinya bermacam-macam, saya hanya menyebutkan sebagian saja:
1. Dalam Shahih Bukhari juz 4, kitab Ahkam:
Diriwayatkan oleh Jabir bin Sammarah, ia berkata bahwa Nabi saw bersabda:

يكون بعدي إثنا عشر أميراً، فقال كلمة لم أسمعها، فقال أبي أنه قال كلهم من قريش

“Sesudahku ada dua belas amir (pemimpin)”. Kemudian beliau menyabdakan suatu kalimat yang aku tidak mendengarnya; lalu ayahku mengatakan bahwa Nabi saw bersabda: “Mereka semuanya dari golongan Quraisy.”

2. Dalam Shahih Muslim, bermacam-macam redaksi:

جابر بن سمرة قال دخلت مع أبي على النبي (صلى الله عليه وآله) فسمعته يقول (إن هذا الامر لا ينقضي حتى يمضي فيهم إثنا عشر خليفة) قال ثم تكلم بكلام خفي علي قال: فقلت لابي ما قال، قال «كلهم من قريش»

Jabir bin Sammarah berkata: aku bersama ayahku datang kepada Nabi saw, lalu aku mendengar beliau bersabda: “Sungguh persoalan ini tidak akan selesai sehingga berada di bawah pimpinan dua belas khalifah.” Kemudian beliau mengucapkan suatu kalimat yang tidak jelas bagiku. Kemudian aku bertanya kepada ayahku tentang apa yang diucapkan oleh beliau. Ayahku berkata bahwa Nabi saw bersabda: “semuanya dari quraisy.” (Shahih Muslim jilid 4, halaman 79).

Nabi saw bersabda:

لا يزال الدين قائماً حتى تقوم الساعة ويكون عليهم إثنا عشر خليفة كلهم من قريش

“Agama akan selalu tegak sampai hari kiamat di bawah pimpinan dua belas khalifah yang semuanya dari golongan quraisy.” (Shahih Muslim jilid 2, bab manusia mengikuti Qurasy). Sebagian lagi redaksinya:

لا يزال الاسلام عزيزاً إلى اثنى عشر خليفة كلهم من قريش

“Islam selalu mulia di bawah pimpinan dua belas khalifah yang semuanya dari quraisy.” Redaksi yang lain:

لا يزال أمر الناس ماضياً ما وليهم إثنا عشر رجلاً كلهم من قريش

“Persoalan manusia senantiasa sempurna di bawah pimpinan dua belas orang, semuanya dari quraisy.” Sebagian redaksinya:

لا يزال هذا الدين عزيزاً منيعاً إلى إثنا عشر خليفة كلهم من قريش

“Agama ini akan selalu mulia dan terjaga di bawah pimpinan dua belas khalifah, semuanya dari quraisy.”

3. Shahih At-Turmidzi, jilid 2:

لا يزال الاسلام عزيزاً إلى اثنى عشر امـيرا كلهم من قريش

“Islam akan selalu tegak di bawah pimpinan dua belas amir yang semuanya dari quraisy.”

4. Musnad Ahmad bin Hanbal, jilid 1, halaman 398:

عن الشعبي عن مسروق قال كنا جلوساً عند عبد الله بن مسعود وهو يقرئنا القرآن فقال له رجل يا أبا عبد الرحمن هل سألتم رسول الله (صلى الله عليه وآله) كم تملك الامة من خليفة فقال عبد الله بن مسعود ما سألني عنها أحد منذ قدمت العراق قبلك ثم قال نعم ولقد سألنا رسول الله (صلى الله عليه وآله)فقال اثنا عشر كعدة نقباء بني إسرائيل

Diriwayatkan dari Asy-Sya’bi dari Masyruq, ia berkata, aku pernah duduk-duduk dengan Abdullah bin Mas’ud, ia membacakan ayat Al-Qur’an kepada kami. Kemudia ada seseorang bertanya kepadanya: wahai Aba Abdurrahman, apakah kamu pernah bertanya kepada Rasulullah saw berapa jumlah khalifah yang akan memimpin ummat. Kemudian Ibnu Mas’ud menjawab: Ya, aku pernah bertanya kepada Rasulullah saw, lalu beliau bersabda: “Dua belas khalifah seperti jumlah pemimpin Bani Israil.”

Dalam redaksi yang lain:

عن جابر بن سمرة قال سمعت رسول الله (صلى الله عليه وآله) يقول في حجة الوداع لا يزال هذا الدين ظاهراً على من ناواه ولا يضره مخالف ولا مطارق حتى يمضي من امتي إثنا عشر أميراً كلهم من قريش

Diriwayatkan dari Jabir bin Sammarah, ia berkata: aku mendengar Rasulullah saw bersabda dalam haji wada’: “Agama ini selalu jelas pada orang yang bermaksud padanya, dan membahayakan padanya orang yang menentang dan menyerangnya, sehingga berlalu dari ummatku dua belas amir yang semuanya dari quraisy.” (Musnad Ahmad bin Hanbal jilid 5, halaman 89).

5. Shawa’iqul Muhriqah, Ibnu Hajar, bab 11, pasal 2:

عن جابر بن سمرة أن النبي صلى الله عليه وآله قال: «يكون بعدي إثنا عشر أميراً كلهم من قريش.

Diriwayatkan dari Jabir bin Sammarah bahwa Nabi saw bersabda: “Akan ada sesudahku dua belas amir semuanya dari quraisy.”

6. Kanzul Ummal, Al-Muttaqi, jilid 6, halaman 160:

عن النبي صلى الله عليه وآله أنه قال: يكون بعدي إثنا عشر خليفة

Dari Nabi saw, beliau bersabda: “Akan ada sesudahku dua belas khalifah.”

7. Dalam Kitab Yanabi’ul Mawaddah oleh Al-Qunduzi Al-Hanafi, bab 95:

جابر بن عبدالله قال: قال رسول الله (صلى الله عليه وآله) يا جابر أن اوصيائي وأئمة المسلمين من بعدي أولهم علي، ثم الحسن، ثم الحسين، ثم علي بن الحسين، ثم محمد بن علي المعروف بالباقر ستدركه يا جابر فإذا لقيته فاقراه مني السلام، ثم جعفر بن محمد، ثم موسى بن جعفر، ثم علي بن موسى، ثم محمد بن علي، ثم علي بن محمد، ثم الحسن بن علي، ثم القائم اسمه اسمى وكنيته كنيتي ابن الحسن ابن علي ذاك الذي يفتح الله تبارك وتعالى على يديه مشارق الارض ومغاربها، ذاك الذي يغيب عن أوليائه غيبة لا يثبت القول بامامته الا من امتحن الله قلبه للايمان قال جابر: فقلت يا رسول الله فهل للناس الانتفاع به في غيبته؟ فقال اي والذي بعثني بالنبوة انهم يستضيئون بنور ولايته في غيبته كانتفاع الناس بالشمس وان سترها سحاب هذا سر مكنون سر الله ومخزون علم الله فاكتمه الا عن أهله

Jabir bin Abdillah berkata bahwa Rasulullah saw bersabda: Wahai Jabir, sesungguhnya para washiku (penerima wasiatku) dan para Imam kaum muslimin sesudahku adalah pertama Ali, kemudian Al-Hasan, kemudian Al-Husein, kemudian Ali bin Husein, kemudian Muhammad bin Ali yang terkenal dengan julukan Al-Baqir dan kamu akan menjumpainya wahai Jabir, dan jika kamu menjumpainya sampaikan padanya salamku; kemudian Ja’far bin Muhammad, kemudian Musa bin Ja’far, kemudian Ali bin Musa, kemudian Muhammad bin Ali, kemudian Ali bin Muhammad, kemudian Al-Hasan bin Ali; kemudian Al-Qaim, namanya sama dengan namaku, nama panggilannya sama dengan nama panggilanku, yaitu putera Al-Hasan bin Ali, di tangan dialah Allah tabaraka wa ta’ala membuka kemenangan di bumi bagian timur dan barat, dialah yang ghaib dari para kekasihnya, ghaib yang menggoncangkan kepercayaan terhadap kepemimpinannya kecuali orang yang hatinya telah Allah uji dalam keimanan. Kemudian Jabir berkata, aku bertanya kepada Rasulullah saw: Ya Rasulallah, apakah manusia memperoleh manfaat dalam keghaibannya? Nabi menjawab: Demi Zat Yang Mengutusku dengan kenabian, mereka memperoleh cahaya dari cahaya wilayahnya (kepemimpinannya) dalam keghaibannya seperti manusia memperoleh manfaat cahaya matahari walaupun matahari itu tertutup oleh awan; inilah rahasia Allah yang tersimpan dan ilmu Allah yang dirahasiakan, Allah menyimpannya kecuali dari ahlinya.

FREE DOWNLOAD DOA-DOA PILIHAN
AMALAN PRAKTIS DAN DOA-DOA PILIHAN
E-BOOK KHUSUS TENTANG SALAFI/WAHHABI

Wassalam
Syamsuri Rifai
http://syamsuri149.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: