Puncak Kesusahan bagian dari Syarat Ijabahnya Doa

أَمَّن يُجِيبُ الْمُضطرَّ إِذَا دَعَاهُ وَ يَكْشِف السوءَ

“Siapakah yang memperkenankan doa orang yang dalam puncak kesusahan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan.”(An-Naml: 62)

Dengan kesusahan yang amat sangat hakikat doa dapat diwujudkan. Orang yang sedang dalam puncak kesusahan doanya diijabah oleh Allah, jika ia benar-benar berdoa kepada-Nya. Karena kondisi fisik yang lapang, peluang yang banyak, dan tidak berada pada puncak kesusahan, jiwa manusia sulit untuk bersungguh-sungguh dalam berdoa, menggantungkan hatinya kepada Allah swt dan menyerahkan harapannya hanya kepada-Nya. Continue reading

Advertisements

Keutamaan Surat Ad-Dukhkhân

Abu Hurairah berkata bahwa Rasulullah saw bersabda: “Barangsiapa yang membaca surat Ad-Dukhkhan pada malam hari, ia akan dimohonkan ampunan oleh seribu malaikat.” (Tafsir Nur Ats-Tsaqalayn 4/620).

Ubay bin Ka’b berkata bahwa Rasulullah saw bersabda: “Barangsiapa yang membaca surat Ad-Dukhkhan pada malam Jum’at, ia akan diampuni dosanya.” (Tafsir Nur Ats-Tsaqalayn 4/620). Continue reading

Adab Berdoa

Dalam kitab Makarimul Akhlaq, Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa) berkata:

لا يزال الدعاء محجوبا حتى يصلي على محمد وآل محمد

“Do’a akan selalu terhijabi sehingga bershalawat kepada Muhammad dan keluarganya.”

Imam Ja’far As-Shadiq (sa) berkata:

من قدم أربعين من المؤمنين ثم دعا أستجيب له

“Barangsiapa yang memberi sesuatu kepada empat puluh orang mukmin, kemudian ia berdo’a, niscaya do’anya diijabah.” Continue reading

Doa Penolak Takdir

Banyak hadis yang bersumber dari Ahlussunnah menyatakan bahwa do’a adalah bagian dari takdir. Hadis-hadis tersebut menjadi jawaban terhadap orang-orang yahudi dan lainnya yang mempertanyakan pengaruh do’a: Bagaimana kebutuhan harus dimohon, sementara ia telah ditentukan sebelumnya? Bagaimana mungkin doa bisa berpengaruh?

Jawabannya: Setiap keradaan sesuatu butuh pada sebab-sebab keberadaanya, sedangkan doa itu sendiri bagian dari sebab-sebab keberadaannya. Dengan doa sesuatu itu bisa terwujud karena doa menjadi salah satu bagian dari sebab-sebab yang dapat mewujudkannya. Inilah yang dimaksudkan oleh suatu hadis bahwa doa adalah bagian dari takdir. Makna ini dikuatkan oleh hadis-hadis yang lain.

Dalam kitab Al-Bihar, Nabi saw bersabda: Continue reading

Metode Penafsiran Al-Qur’an (Bagian2)

Faktor-Faktor yang mempengaruhi metode penafsiran

Pertama: Selama masa para khalifah, umat Islam telah terjalin hubungan dengan negara-negara yang dikuasainya, sehingga tercipta hubungan antara mereka dengan para tokoh dari bermacam-macam agama dan aliran.

Kedua: Pada akhir-akhir abad pertama kekuasaan Bani Umayyah, hingga masa kekuasaan Bani Abbasiyah banyak buku filsafat Yunani diterjemahkan ke dalam bahasa Arab, sehingga ilmu logika dan filsafat Yunani banyak mewarnai umat Islam dalam mengkaji keislaman. Continue reading

Keutamaan Surat Al-Mulk

Ibnu Abbas berkata: “Pada suatu hari ada seseorang menghampar jubahnya di atas kuburan dan ia tidak tahu bahwa tempat itu adalah kuburan, ia membaca surat Al-Mulk, kemudian ia mendengar suara jeritan dari kuburan itu: Inilah yang menyelamatkan aku. Kemudian kejadian itu diceriterakan kepada Rasulullah saw. Lalu beliau bersabda: Surat Al-Mulk dapat menyelamatkan penghuni kubur dari azab kubur.” (Ad-Da’awat Ar-Rawandi, hlm 279/817; Al-Bihar 82/ 64, 92/313/2, 102/269/ Continue reading

Tafsir Surat Al-Fatihah (Bagian2)

الْحَمْدُ للَّهِ رَب الْعَالَمِينَ. الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ. مَلِكِ يَوْمِ الدِّينِ. إِيَّاك نَعْبُدُ وَ إِيَّاك نَستَعِينُ

Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.Yang menguasai di Hari Pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami beribadah, dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan.

Makna Pujian kepada Allah swt
“Alhamdu” adalah pujian terhadap kebaikan yang didasari ikhtiyar. Sedangkan “Almadah” adalah pujian yang sifatnya lebih umum. Misalnya: Continue reading